Merawat Rambut Perempuan Berhijab?Susah atau Gampang?

Merawat rambut perempuan berhijab

Merawat Rambut Perempuan Berhijab – Hai, Sobat kata Malica, meskipun mahkota sudah tidak diperlihatkan lagi, bukan berarti kita acuh terhadap rambut. Setidaknya ada kebahagiaan dan kenyamanan tersendiri ketika rambut tumbuh dengan sehat, berkilau, dan bebas dari berbagai problematika, seperti rontok, kusam, serta lepek.

Rambut yang ditutupi hijab lebih dari delapan jam sehari pastinya akan mudah lembab, berkeringat, dan bisa menimbulkan bau yang tidak sedap.

Masalah perempuan berhijab lainnya adalah ketombe yang menimbulkan rasa gatal dan rambut berminyak. Maka dari itu, kamu mempunyai kewajiban untuk menjaganya meski tidak semua orang boleh melihatnya.

Kamu mungkin tertarik: Perempuan Cerdas Wajib Tahu, Inilah Perbedaan Skincare dan Make Up!

Cara Merawat Rambut Perempuan Berhijab

Salah satu keuntungan ketika menggunakan hijab tidak perlu menghabiskan hair spray dan produk penata rambut (haido) yang berpotensi merusak dan membuat rambut menjadi tidak sehat.

Sobat Malica harus tahu, ternyata hijab secara tidak langsung juga memberikan perlindungan bagi rambut agar terhindar dari paparan sinar matahari secara langsung dan polusi.

Tetapi, tidak berarti rambut yang tertutup hijab selamanya bagus. Rambut akan tetap akan mengalami kerusakan jika tidak dirawat dengan benar.

Berikut 10 cara merawat rambut bagi perempuan berhijab agar kesehatan dan keindahannya tetap terjaga.

1. Stop Mengikat Rambut Terlalu Kencang

Mengikat rambut menjadi satu kebiasaan bagi hijabers atau perempuan berhijab yang memiliki rambut panjang agar tidak keluar-keluar, sehingga aurat tetap terjaga.

Selain itu, rambut yang tidak diikat juga menimbulkan rasa gerah dan tidak nyaman saat berhijab.

Sebaiknya ketika mengikat rambut, kamu tidak mengikatnya terlalu kencang. Cukup dengan ikat kuda atau cepolan longgar saja. Ikatan yang terlalu kencang bisa menyebabkan rambut menjadi rontok dan mudah patah.

Tak hanya itu, ikatan yang terlalu kencang dan dalam waktu yang lama akan membuat kepala menjadi pusing.

2. Biarkan Rambut Tetap Bernapas

Setelah seharian tertutup hijab, ada baiknya ketika sampai di rumah rambut kembali dibiarkan tergerai tanpa ikatan. Dengan begitu, rambut kembali bernapas. Sesekali kamu juga bisa memijat lembut bagian kepala dengan gerakan melingkar selama beberapa menit untuk melancarkan sirkulasi darah.

Selain itu, pastikan selalu menyisir rambut setiap harinya. Jarang menyisir rambut akan membuat rambut menjadi kusut. Ketika sudah kusut tidak menutup kemungkinan rambut menjadi rontok. Hal sepele seperti ini memiliki dampak luar biasa, lo, bagi rambut.

3. Pastikan Rambut Dalam Kondisi Kering Sebelum Mengenakan Hijab

Jangan terburu-buru mengenakan hijab setelah menyuci rambut. Luangkan waktu untuk mengeringkan rambut hingga benar-benar kering.

Rambut yang tertutup hijab dalam kondisi basah bisa menyebabkan munculnya ketombe. Dalam kondisi tertentu kamu bisa menggunakan hair driyer atau alat pengering rambut dengan suhu yang paling rendah hingga sedang. Namun, jangan terlalu sering menggunakannya karena bisa membuat rambut menjadi kering.

Oh ya, mengenakan hijab ketika rambut masih basah, ternyata juga bisa memicu masuk angin, lo. Yuk, ubah kebiasaan satu ini jika masih sering kamu lakukan.

4. Memilih Jenis Kain Hijab yang Ramah Rambut

Ketika memilih hijab, apa yang menjadi pertimbanngan pertama? Harga? Atau modelnya?

Apapun itu, pastikan jenis kain hijab yang dipilih ramah atau bersahabat dengan rambut. Jika memilih hijab, carilah jenis kain yang memiliki jalur keluar masuk udara yang baik.

Salah satu rekomendasi yang bisa sobat Malica coba adalah jenis chiffon atau katun, karena jenis kain ini memiliki serat yang memungkinkan sirkulasi udara saat tertutup hijab.

Selain itu, jangan menggunakan dalaman hijab yang terlalu ketat dan tebal karena ini juga akan berpengaruh.

5. Shampo Hijab untuk Merawat Rambut Perempuan Berhijab

Rambut tertutup dalam jangka waktu yang cukup lama tentu memerlukan perawatan ekstra agar tetap sehat. Selain itu, rambut yang ditutupi hijab cenderung lebih mudah lembab dan berminyak.

Penting! Sobat Malica perlu memilih shampo khusus hijab. Apalagi di zaman sekarang ini sudah banyak pilihan shampo dan kondisioner untuk rambut berhijab. Kamu bisa memilihnya sesuai dengan jenis rambut dan budget.

Kamu mungkin tertarik: 10 Aplikasi Baca Novel Online yang Bikin Kamu Makin Kreatif 

6. Gunakan Serum dan Masker Rambut Secara Rutin

Tidak hanya muka, rambut juga membutuhkan serum dan masker. Apalagi, jika kamu sudah menggunakan shampo dan kondisioner khusus hijab namun rambut tetap kusam. Mungkin kamu harus mencoba menggunakan serum dan masker rambut.

Serum rambut berguna untuk menutrisi, melindungi, dan memberikan kilau pada rambut. Sedangkan masker rambut dapat memberikan nutrisi rambut secara intesif, terutama pada rambut kusam, kering dan rusak.

Menggunakan serum dan masker rambut tidak harus dilakukan di salon. Untuk menghemat budget dan efisiensi waktu, lakukan ritual ini secara mandiri di rumah. Tinggal pilih dan tentukan serum dan masker rambut yang cocok untuk rambut berhijab. Lakukan secara rutin dan lihat before dan afternya, ya!

7. Potong Ujung Rambut Secara Berkala

Tahu, nggak? Meski kamu menggunakan hijab, tetap, dong, harus memotong ujung rambut secara berkala 4 sampai 6 minggu sekali.

Kamu tidak perlu memotong terlalu panjang, cukup 1 hingga 2 cm saja. Kebiasaan baik ini bisa berdampak positif untuk rambut, seperti mencegah dan mengatasi rambut pecah dan bercabang, merangsang pertumbuhan rambut baru yang lebih sehat, mengatasi kerontokan, serta memberikan rasa nyaman. Buat jadwal khusus dan catat reminder agar tidak lupa karena rutinitas dan kesibukanmu.

8. Perawatan dari Dalam juga Penting

Merawat rambut tidak hanya dari luar, namun juga harus dilakukan dari dalam melalui nutrisi yang dikonsumsi.

Beberapa zat harus dipenuhi asupannya agar rambut sehat terjaga, seperti protein, vitamin B, C, D, dan E, zat besi, zinc, juga omega 3.

Hal ini tentu saja berkaitan erat dengan lifestyle hidup sehat yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, yaitu dengan mengurangi makanan kemasan, makanan siap saji minim nutrisi, dan junk food.

9. Coba Perawatan Alami, Yuk!

Back to nature, why not? Meski tidak mendapatkan hasil dalam waktu sekejab, perawatan dengan bahan-bahan alami tentu bisa membantu menjaga rambutmu yang senantiasa tertutup.

Ada banyak sekali bahan yang disediakan alam dan berada di sekitarmu yang bisa dimanfaatkan untuk perawatan rambut yang murah, meriah, dan sehat.

Sebut saja lidah buaya, minyak kelapa, minyak zaitun, kemiri, seledri, jeruk nipis atau lemon, serta teh hijau. Jangan salah, orang zaman old sudah membuktikan keajaiban perawatan secara alami, lo. Nilai plusnya, rambutmu terbebas dari bahan kimia.

10. Keramas dengan Air Dingin Atau Air Hangat?

Jika selama ini banyak anggapan yang mengatakan jika sebaiknya keramas dengan air dingin, ternyata tidak selamanya benar. Keramas dengan air hangat juga baik.

Keramas dengan air hangat membantu membuka kutikula dan pori-pori di kulit kepala sehingga minyak, sel kulit mati, kotoran, dan ketombe yang menyumbat mudah luruh dengan air hangat.

Namun, jika dilakukan setiap hari akan membuat rambut menjadi mudah patah, rontok, kering, dan mengangkat minyak alami. Imbangi dengan keramas menggunakan air dingin. Air dingin akan melancarkan peredaran darah, menjaga kekuatan akar rambut, dan memberi kesegaran.

Keramas dengan air dingin atau air hangat, tinggal menyesuaikan dengan kondisi dan rambut.

Itu tadi 10 cara merawat rambut perempuan berhijab yang bisa sobat malica coba aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Hanya karena kamu berhijab dan rambutmu tertutup aurat, bukan berarti kamu enggan untuk merawatnya.

Bukankah rambut sehat dan indah menjadi dambaan setiap perempuan, termasuk para hijabers?

Semoga tercerahkan dari membaca artikel ini, ya, Sobat Malica. Semangat!

1 comment
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like